13 Januari 2009

sebuah percakapan

pa_saputra:mlikum
Gilank kurniawan: lam
pa_saputra: ujan ya....
pa_saputra: sama dunks
Gilank kurniawan: hujan
Gilank kurniawan: deras
Gilank kurniawan: lg apa bos ?
pa_saputra: sederas aliran air di sungai ciliwung
Gilank kurniawan: potonya bagus bos..., mau jihad kah ??
pa_saputra: dapat dari fs kamadino
pa_saputra: jihad sih gak,jahad iya...
Gilank kurniawan: haha
pa_saputra:
pa_saputra: tumben belum mati listriknya
Gilank kurniawan: jangan mati lah
pa_saputra: knapa???
Gilank kurniawan: susah ngubur nya
pa_saputra: gak usah dikubur...didiemin aja,ntar juga hidup lagi
pa_saputra: listrik ibarat burung phoenix di hari potret....walaupun dah mati...bisa hidup lagi....
pa_saputra:
Gilank kurniawan: kayak burung saya jg berarti ya
pa_saputra: burung apa "burung"
Gilank kurniawan: burung....
Gilank kurniawan: apakah itu..??
pa_saputra: itu yang masih menjadi sebuah tanda tanya besar dalam otak saya...



dapatkah para pemirsa semua menyimpulkan apa isi dari percakapan diatas????

2 comments:

  1. Wee...
    Mas Iko-iKo Kuro ngeblog juga, pasti gara2 make kaos Pakar P*rn*matika ya...???


    :Kesimpulan percakapan dia atas adalah : "Jangan ke Pasar Burung waktu ujan...":

    BalasHapus
  2. hahahaha.....itulah yang pakar p*rn*matika itulah yang selalu saya pikirkan lang...knapa dia bisa jadi pakar p*rn*matika....karena dia suka yang p*rn*...

    ps:
    pasar burung apa pasar "burung"....
    silahkan dipilih...

    BalasHapus