ni slip tilangnya
Nih link donlotnya
Pernah kah kau merasa
Pernah kah kau merasa
Cukup sudah kuberikan cintaku
Cukup sudah rasa ini untukkmu
Mati sudah hati ini padamu
Mati sudah hasrat ingin bersamamu
Reff 2x
Pernah kah kau merasa
Hatimu Hampa
Pernah kah kau merasa
Hatimu Kosong
Buang saja smua kata cintamu
Buang saja smua kata maafmu
Hancur sudah hati ini padamu
Hancur sudah hasrat ingin bersamamu
Back to reff 2x
Rap version
Pernahkah pernahkah kalau kau merasa
Di galaksi yang datang
Terasa gelap gulita tiada cahaya
Hanya gelap
Hitam dan kelam
Tak ada lagi suka tak ada rasa
Pernahkah
(Pernah pernah pernah pernah pernahkah)
Pernahkah kau merasa
Di saat diri terlelap
Mesti gemuruh kian beradu
Slalu mengganggu
Kau tetap terlelap dalam tidurmu
Maafkan aku sayangku
Bukan maksudku menyakitimu, menghianatimu
Ampuni aku sayangku
Jujur kukatakan aku tak lagi mencintaimu
Pernah kah kau merasa 3x
back to reff 2x
klo mau donlot...search aja di mbah google yang sakti mandra lagi berguna.....
Timbul Suhardi (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 28 Desember 1942 – wafat di Jakarta, 26 Maret 2009 pada umur 66 tahun[1]) adalah pelawak senior yang tergabung dengan grup lawak Srimulat. Selain melawak di Srimulat, ia juga melawak di kesenian tradisional ketoprak dan ia juga berperan dalam beberapa judul sinetron. Pelawak yang akrab disapa Timbul ini juga pernah berperan dalam film layar lebar nasional.
Timbul terlahir dari keluarga seniman tradisional. Orangtuanya (Djumadi dan Suhardi), dulu, pimpinan ketoprak wayang orang “Margo Utomo”, ketoprak keliling daerah. Setelah dewasa, Timbul meneruskan jejak kedua orang tuannya. Ia bergabung ke beberapa grup ketoprak untuk menimba ilmu. Tilmbul pun menguasai ketrampilan bermain wayang orang dan penyutradaraan ketoprak. Timbul bergabung dengan Srimulat pada tahun 1979 dan menjadi sutradara Srimulat di tahun 1983. Namun dia memutuskan untuk keluar di tahun 1986 karena honor yang tidak mencukupi. Pada pertengahan 1998, bersama mantan anggota grup pelawak Srimulat, Timbul mendirikan Yayasan Paguyuban Kesenian Samiaji, beranggotakan 80 orang, yang salah satu produknya Ketoprak Humor.
Timbul menikah dengan Sukarti dan dikaruniai enam orang anak, Kadar Sumarsono, Teguh Sunardi, Bingah, Ovi, Widi Haryati, dan Oki Nugroho Mulat.
Pada 26 Maret 2009, Timbul menghembuskan nafas terakhir akibat komplikasi penyakit stroke, vertigo dan diabetes yang dideritanya. Timbul menutup usia pada usia 66 tahun. Jenasahnya dimakamkan di TPU Penggilingan, Rawamangun, Jakarta Timur pada Jumat, 27 Maret 2009.
(wikipedia.com)